ngomongin hati yuk..ya tapi bukan soal liver tapi soal hal-hal yang berhubungan dengan hati, seperti jatuh hati atau patah hati dan bukan soal hati2 di jalan..dan sesuai pernyataan di atas benar bahwasanya kalau hati bisa jatuh, tapi berbeda dengan kepercayaan orang banyak bahwa ada makhluk bernama cupid yang seperti bayi setan bersayap terbang seenak jidat terus menembakkan panah asmara ke sembarang orang sambil ketawa cekikikan..i actually dont believe that..saya sih percaya-nya kalo hati pun bisa jatuh layaknya logam-an jatuh dari kantong celana yang bolong..karena i think people would have that moment..momen kampret dimana lagi jalan2 mengarungi hidup dan tetiba tanpa disadari uang lima-ratus-an logam yang tadinya buat genap-in beli hot choco di sevel (terakhir ke sana harganya 10.500) jatuh dan hilang entah kemana rimbanya...dan yang nemu-in itu bisa siapa aja..bisa somebody we know or completely strangers..dan bisa dikembali-in atau bisa juga ada yang ngambil buat di-keep sendiri..nah what if dikembali-in, wah ketika dikembalikan belum tentu kita masih pengen beli hot choco, pokoknya things will never be the same deh, wujudnya sih tetep sama, tetapi rasa didalam-nya kayak di-atur ulang, membuat kita melihat hal-hal dengan cara yang berbeda, buat yang pernah nonton Moulin Rogue pasti tau kata2 the greatest things that you'll ever learn is to love and be loved in return..dan sesuai konsepnya yaitu jatuh gk sengaja, even we can't control it, bahkan saya terkadang merasa bahkan Tuhan pun gk punya kontrol soal hati manusia, dan terkadang in moment of clarity suka mikir kok yang nemuin logam-an itu dia sih..kenapa bukan yang lain, dan layaknya teori fisika jika kita jatuh kita hanya bisa menyerah pada tarikan gravitasi..nah gimana kalo logam-nya gk dibalikin..maka kita pun beralih ke isu ke dua yaitu patah hati, walaupun istilah patah hati bagi saya sama sekali gk sesuai dengan keadaan aselinya, lebih ke teririsnya hati dan diblender dengan campuran air laut sama cabe rawit...patah hati dapat menyebakan efek samping yang paling absurd, ada yang jadi doyan makan, walaupun makan orang jadi salah satu menu utamanya, ada juga yang jadi bisa nahan lapar, karena mungkin mikirnya nahan perasaan ama rindu aja bisa masa nahan lapar gk bisa sih..kebayang gk sih rasanya, pastinya sih kebayang wong saya yakin patah hati itu fase dari kehidupan manusia..emang sih sebuah fase kampret kayak ada lobang besar di kehidupan kita dimana apa pun yang terjadi di sekitar kita, atau berapa pun banyak teman kita, gk akan bisa mengisi kekosongan yang disebabkan oleh patah hati tersebut..dari tahap bertanya kenapa ini semua ini bisa terjadi, tahap menyalahkan orang lain dan diri sendiri, sampai ke tahap menerima that something wasn't meant to be..tapi terlepas saya merasa kalo Tuhan gk punya kontrol atas apa yang saya rasa, saya juga percaya bahwa Tuhan juga ketika menciptakan manusia dengan proses quality control yang ketat terutama untuk masalah hati ini, dibuat seperti judul sinetron hati seluas samudera, dimana bisa patah atau pun rusak tapi selalu ada sisa untuk tetap bertahan, walaupun prosesnya penyembuhannya gk secepat Wolverine tapi trust me it heals, so its okay to dance to song of love or song of broken heart as long as you dance thru life..karena menurut saya to love and not to be loved in return is the second greatest things
K
K