tulisan ini dibuat berbarengan dengan hari Valentine.. ditengah kontroversi akan pentingnya hari ini untuk dirayakan atau tidak, mari melihat pro dan kontra yang ditimbulkan oleh hari ini
yang pertama yang kontra, entah kenapa hari ini selalu diasosiasikan dengan hubungan seks, bahkan katanya ada produsen coklat yang sengaja mem-bundel produknya dengan kondom khusus untuk hari Valentine ini, pihak sekolah pun dengan tegas melarang semua kegiatan perayaan di lingkungan sekolah karena identik dengan pesta seks dan narkoba..memang namanya juga masa sekolah mental juga ABG, infiltrasi hari Valentine sudah ditunggangi dengan kepentingan produk, entah coklat, bunga mawar, kartu ucapan dan yang sekarang kondom..dan entah mungkin memang budaya Barat yang agresif yang ujung2nya its about marketing gimmick..
sedangkan sejarah Valentine ini pun masih kabur, belum ada referensi resmi kenapa diasosiasikan dengan kasih sayang, ada cerita mengenai di bulan ini jaman dulu kala pria-pria telanjang mencambuki perempuan-perempuan biar subur, lalu ada kisah seorang pendeta yang menentang perintah atasannya untuk tidak menikahkan pemuda-pemudi karena pernikahan membuat orang gk produktif, sehingga dia dipenjara, nah di penjara katanya doi jatuh cinta ama putri sipir terus surat terakhir sebelum eksekusi ditutup dengan.."from your Valentine.."
tapi pagi ini di tengah keriuhan tentang kontroversi hari Valentine, ada buku yang baru terbit judulnya "Rumah Tangga itu Rumit, kalo Sederhana ya Rumah Makan", maaf kalo judulnya gk tepat seperti itu wong cuma baca reviewnya di koran Tempo, di artikel itu stated bahwa Indonesia merupakan juara di angka perceraian se-Asia-Pasifik..lha kan jadi timbul pertanyaan "where's the Love?"...mungkin karena nikah gampang ya..bisa aja kepergok mesum di taman biar dinikahin di pos hansip..lumayan gk repot ama murah..tapi buat orang-orang entah dia in relationship or not butuh gk sih semacam reminder akan kasih sayang entah sama pasangan, orang tua, kakak-adik, teman..bahkan sesama manusia...karena terkadang kita drifted away sama yang namanya rutinitas..kita lupa jika memberi lebih atas nama kasih sayang selalu hal yang baik..so forget about the chocolate, the cards, the rose, or even the condoms maybe??..let this day act as reminder for your love ones...so happy Valentine's day beautiful creatures of the Universe..may love be the foundation for your deeds..
K
yang pertama yang kontra, entah kenapa hari ini selalu diasosiasikan dengan hubungan seks, bahkan katanya ada produsen coklat yang sengaja mem-bundel produknya dengan kondom khusus untuk hari Valentine ini, pihak sekolah pun dengan tegas melarang semua kegiatan perayaan di lingkungan sekolah karena identik dengan pesta seks dan narkoba..memang namanya juga masa sekolah mental juga ABG, infiltrasi hari Valentine sudah ditunggangi dengan kepentingan produk, entah coklat, bunga mawar, kartu ucapan dan yang sekarang kondom..dan entah mungkin memang budaya Barat yang agresif yang ujung2nya its about marketing gimmick..
sedangkan sejarah Valentine ini pun masih kabur, belum ada referensi resmi kenapa diasosiasikan dengan kasih sayang, ada cerita mengenai di bulan ini jaman dulu kala pria-pria telanjang mencambuki perempuan-perempuan biar subur, lalu ada kisah seorang pendeta yang menentang perintah atasannya untuk tidak menikahkan pemuda-pemudi karena pernikahan membuat orang gk produktif, sehingga dia dipenjara, nah di penjara katanya doi jatuh cinta ama putri sipir terus surat terakhir sebelum eksekusi ditutup dengan.."from your Valentine.."
tapi pagi ini di tengah keriuhan tentang kontroversi hari Valentine, ada buku yang baru terbit judulnya "Rumah Tangga itu Rumit, kalo Sederhana ya Rumah Makan", maaf kalo judulnya gk tepat seperti itu wong cuma baca reviewnya di koran Tempo, di artikel itu stated bahwa Indonesia merupakan juara di angka perceraian se-Asia-Pasifik..lha kan jadi timbul pertanyaan "where's the Love?"...mungkin karena nikah gampang ya..bisa aja kepergok mesum di taman biar dinikahin di pos hansip..lumayan gk repot ama murah..tapi buat orang-orang entah dia in relationship or not butuh gk sih semacam reminder akan kasih sayang entah sama pasangan, orang tua, kakak-adik, teman..bahkan sesama manusia...karena terkadang kita drifted away sama yang namanya rutinitas..kita lupa jika memberi lebih atas nama kasih sayang selalu hal yang baik..so forget about the chocolate, the cards, the rose, or even the condoms maybe??..let this day act as reminder for your love ones...so happy Valentine's day beautiful creatures of the Universe..may love be the foundation for your deeds..
K