Thursday, May 30, 2013

ke-41

mencuri waktu sebelum menjalani prosesi yang banyak dalam rangka perkawinan adik tercinta, saya sendiri belum menikah, dan tulisan ini bukan sebagai protes karena dilangkahi, karena saya pun memilih dilangkahi daripada diinjak-injak, cuma memang ada waktu kosong dan udah lama tidak menulis, dan akhirnya topik yang saya pilih adalah soal bully-ing, baru2 ini di dunia maya ramai mengenai seorang pemilik EO yang bunuh diri karena terbelit hutang dan dihina-dina lewat media social mengenai acara-nya yang gagal, membaca berita itu pun saya terhenyak, sedikit terpana oleh the power of ''kicau-mu harimau-mu'' saya mencoba mencari2 kicau2an yang membuat seorang manusia dengan segala derajat dan martabatnya yang katanya begitu tinggi memilih untuk mengakhiri hidupnya, tetapi nampaknya sudah banyak yang dihapus, sebagai mantan pelaku bully-ing profesional, yep saya pernah dibayar untuk mem-bully, konsep dimana satu manusia merasa di atas manusia lain itu ternyata bisa membuat saya pada waktu itu stress, akhirnya saya memilih berhenti karena yang dirasa hanya capek di hati, tapi semakin saya mengenal banyak orang, saya pun menyadari bahwa we truly indeed a social beings, we need others just to feel good about ourself, dari sekedar pujian sampai merendahkan orang lain untuk menaikkan diri sendiri, saya selalu percaya bahwa talenta itu tanggung jawab, within great power come a great responsibilty, dimana si kuat tidak hanya ditakdirkan untuk berkuasa tapi juga melindungi, tidak hanya memberi perintah tapi juga contoh, and sadly i am truly sorry for people that have the need to undermine other people in order to feel good about themshelves, jadi kenapa saya menulis ini, karena terlepas dari orang bilang sekarang era indivudualism dimana everybody is a free man, democracy and freedom of speech, you must take responsibilty in your words and action, coba berpikir panjang akan impact-nya kedepan, people need to grasp the concept of butterfly effect, that the slightest move on a butterfly's wings can create a massive hurricane somewhere in other part of the world, so think twice and act wise

K

Monday, May 27, 2013

ke-40

people say life begin at 40, well i beg the differ, life begin if you wanted to begin, for instance this blog, to tell you the truth, this blog  is not my first try on writing, i used to write something more personal than this, about heartache, but i realize i am not that comfortable exposing myself to others, well not that much at least, so I begin to write, just write about things that happens not just to me but also surround me, and give my take on the event..and so far it works fine, i am not saying that my take on life is right but more to a reference for other people if they encounter similar event, but after writing for more than 2 months I realize that actually the impact of mt writing is more to myself, how i refuse to write in moments of emotion, or how i choose to listen more rather than burst my opinion, and also how i see people differently..yes this blog help me alot in process of living my life, and for that i would like to thank you for 1118 pageviews, yep who ever you are, thank you for taking to time to visit this...well let just say is a work in progress

K

Tuesday, May 21, 2013

ke-39

emotion is one of human being flaw in a way, because sometimes we feel too much, or maybe we grown too tired to let such thing overwhelmed us, after all we are not robots right, but if that moments come be sure  after all said and done, to take a take time to think it through whether all of that is worth it, is there any satisfaction in releasing your temper, maybe the answer is yes, but if you feel some sort of regrets that come along the way, just be sure that there;s a lesson there to be learn, i understand that its impossible to be cool al the time, but life is a series of challenging situation that test you every now and then, and you can't reschedule or opted out, you just have to deal, because we can't control other people or situation surrounds us, but we only can control ourselves, regardless how difficult the situation is, one thing that you can rely on is you and yours only, the action, the words all being control by the one and only me, and trust me there's always gonna be options, at least a simple yes and no question, and no matter what you choose even if you choose not to do anything there always consequences

K

Thursday, May 16, 2013

ke-38

Minggu ini boleh dibilang minggu yang sentimentil buat saya, dan buat yang gk suka sama sepakbola mending tulisan saya yang satu ini jangan dibaca, ya minggu ini adalah dimana saya mendengar kabar bahwa Sir Alex Ferguson akhirnya pensiun setelah 26 tahun penuh prestasi di Manchester United, klub favorit saya di Liga Inggris, dan baru aja mendengar kabar kalo musim ini juga merupakan musim terakhir untuk 2 jebolan class of 92, yep Paul Scholes dan David Beckham, untuk nama yang pertama bukan kejutan karena ini kali keduanya beliau menyatakan diri pensiun, sedangkan untuk nama yang satu lagi agak mengagetkan karena saya berharap akan ada satu musim lagi dimana kita bisa melihat passing2 kaki kanan-nya menghiasi Champions League musim depan, tapi saya tidak akan membicarakan mengenai sepakbola, atau gelar ke 20 United, atau prestasi juara liga 4 negara yang berbeda dari seorang David Beckham, karena terlepas dari saya penggemar bola, saya merasa pengetahuan saya masih dangkal untuk bisa menulis mengenai sepak bola, tapi jika boleh sedikit bercerita dan sedikit bernostalgia bagaimana United menjadi bagian penting dari masa kecil saya sampai sekarang, kenangan masa SMP, mencoba memakai sisiran rambut belah tengah tapi sayang ketebalan rambut saya tidak dapat ditaklukan oleh minyak rambut berbagai merek, bahkan belah tengah rambut saya lebih ke belah tengah pemain sinetron Dicky Wahyudi, teringat juga bagaimana bersama teman2 yang lain membandingkan sayap kiri antara Ryan Giggs vs Steve McManaman, dari cara dribble, sampai rambut kriwilnya, walaupun pemenang sejati jika diliat dari produktivitas gol adalah sayap kiri Arsenal saat itu, Marc Overmars, bisa juga memori saya tentang ''King'' Eri Cantona yang mewariskan nomor punggung 7 ke pemain2 yang tidak kalah hebatnya,  atau mungkin memori saya setiap kali Ole Gunnar Solksjaer mencetak gol yang dilakukannya hanya mengangkat tangan dan tersenyum tanpa melompat2 sehingga dijuluki Baby Face Assasins, sampai dengan awal kemunculan seorang Cristiano Ronaldo yang membuat bek sekelas Ashley Cole yang arguably bek kiri terbaik di dunia saat itu jatuh karena gamang menebak arah berlari sang pemain, dan akhirnya sampailah saya pada titik ini, seorang Milanisti yang mendua dengan United karena berbagi julukan Setan Merah, seperti akhir dari suatu kisah, atau ketika kita mempunyai lagu kesayangan dari masa lalu, yang akan terus kita ingat dan nyanyikan setiap kali kita sedih, saya akan terus mendukung United, tidak akan ada hashtag #YNWA tapi #GGMU, ijinkan saya mengucapkan terimakasih kepada United, United under Sir Alex Ferguson karena telah menjadi bagian yang begitu luar biasa dalam hidup saya, dan class of 92 plus legiun-legiun asing yang membuat saya begitu mencintai klub ini dan menemani saya melewati masa muda saya.....

K

Sunday, May 12, 2013

ke 37

sebelumnya mau minta maaf karena udah berkurang intensitas ngeblognya, selain karena sekarang sibuk fitness(jumawa) ditambah juga dengan modem yang bermasalah, untuk connectnya susah banget, but anyway tetep komit kok dengan ngeblognya, dan sebelumnya mau mengucapkan banyak terimakasih kepada yang udah baca, dan ternyata disela-sela yang menertawakan blog ini, tetapi banyak juga kok yang meluangkan waktunya untuk membaca, bahkan ada yang jadi pengen bikin blog, semoga kesampaian ya, biar kita bisa share sama2...hmm sebenernya ini materi lama sih cuma berhubung this week rencananya  the premiere of the new Star Trek; Into Darkness, jadi pengen nulis tentang Star Trek, sebagai salah satu Trekkie walaupun bukan yang gimana banget tapi ini franchise boleh dibilang salah satu dari banyak hal yang memberikan pengaruh ke kehidupan saya...jadi teringat masa kecil dimana ketika bela2in nonton malam demi mendengar kata2 :

''Space: The Final Frontier. These are the voyages of the starship Enterprise. It's continuing mission: To explore strange new worlds... To seek out new life, and new civilizations... To Boldly Go Where No One Has Gone Before''

Kalo udah denger kata2 itu bisa merinding, walaupun saya bukan angkatan Star Trek pas Capt. Kirk tapi lebih ngefans ke Capt. Jean-Luc Picard tapi secara keseluruhan saya merasa ini serial keren banget, mungkin secara effect orang lebih prefer Star Wars with the space battle, the light saber and all, tapi saya lebih suka Star Trek karena ceritanya..iya tentang perjalanan sekumpulan orang(dan alien) menjelajahi luar angkasa yang seems infinite..karena sekali lagi menurut saya lho, filosofi di belakangnya itu keren banget, contoh if you ever work in a team, with a different background, ethnicity, religion, etc...nah seri ini bisa menggambarkan jangan kan sama yang beda suku, sama yang beda spesies aja kita bisa kerja sama to reach common purpose, dan di Star Trek itu banyak spesies2 aneh seperti Klingon yang like to fight atau Vulcan yang logic banget, nah hal2 itu yang mempengaruhi saya dalam memandang perbedaan, bahwa yang beda2 itu harusnya diterima sebagai sebuah alat untuk saling mengisi dalam mencapai tujuan, bahwa common goal itu bisa nyatuin perbedaan, dan jika kita terus melihat yang beda-beda aja mana mungkin USS Enterprise bisa menjelajahi luar angkasa, life is like space, endless possibility waiting in every corner, hopefully we can boldly go explore new things

K

Monday, May 6, 2013

ke-36

i really dont understand why i bother to watch TV especially news about celebrities, but i guess people just cant help themshelves to be noisy about problems that really doesn't concern them, and the last couple days i learn that a couple, well actually two couples are deciding to end their marriage, both have been married for more than 20 years, i started to think is there any certainty in this world? when people put the word irreconcilable differences as their main reason behind the separation, i begin to wonder, aren't people are actually unique? and there are no two of a kind, and there always be things that is different between two people in a marriage, and at the start we say all of the promises in sickness and health, in richest and poor, till death do us part, is all of that words is meaningless #sigh, i know people deserve to be happy, and if you are not happy why continue or force yourself to be happy in a relationship, but to tell you the truth i still believe in love, sounds cheesy right? but i mean i believe in love meaning you'll find happiness in giving, not seeing the other person flaws, i do believe if there's any kind of magic in this world, any kind of sign that God truly exist, is in understanding other people, to share their life, to find heaven in company of loved ones, and i know its almost impossible to understand someone...but who cares really ? the answer must be in the attempt not just the result

K

ke-35

karena manusia mempunyai dua mata dan dua telinga dan satu mulut...sehingga sebaiknya melihat dan mendengarkan dua kali sebelum berbicara satu kali...statement ini yang saya denger sore ini dari seorang sahabat yang untuk menyebut namanya pun saya enggan, sedikit mirip musuhnya harry potter tapi dengan masalah pada asupan makanan (kidding my friend)..ok sedikit tentang sahabat saya, selalu saja ada humor di balik ceritanya, selalu ada hikmah, dan hal yang paling saya kagumi adalah beliau pun sebenarnya masih belajar, masih berproses, saya tidak bilang hidupnya sempurna, tapi ucapan2 yang keluar dari mulutnya adalah hasil dari suatu perenungan hebat, suatu proses untuk memahami sesuatu, bahkan ketika sepenggal kisah saya terlontar dari mulut saya pun, beliau ditemani dengan kepulan asap rokok dan gurauan2 tentang kisah cinta sejenis pun terlihat bahwa dia berusaha untuk memahami dan mengerti tanpa sedikitpun unsur menghakimi, orang yang mungkin lebih berwarna hidupnya dan juga dengan masalah yang mungkin jauh lebih kompleks, menyempatkan diri untuk belajar dan mendengar saya yang masih seperti belajar berjalan dalam kedewasaan ini, dan saya pun sadar bahwa hidup itu dinamis, dan hendaknya disikapi dengan dinamis juga tanpa perlu emosi, hanya perlu lebih empati...dan jika boleh mengutip sahabat saya lagi : hidup itu sederhana, naik itu keatas, turun kebawah, masuk ke dalam..tapi kalau keluar?...tidak ada apa2 kalau keluar, makanya jangan keluar dari masalah

K

Thank you Yud :)