Monday, October 14, 2013

ke-65

masih euforia lolosnya Indonesia ke putaran final di Myanmar 2014..kebetulan saya bersama teman2 mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung di GBK, agak mendadak sih karena ide brilian dari salah satu teman saya, ok untuk mempersingkat cerita..there we are ditengah lautan pendukung timnas U19..dengan stiker merah putih di muka kita yang lebih seperti perawatan kulit berminyak.berteriak seperti orang gila....dan adik2 kami di lapangan pun seperti tahu gk mau mengecewakan kami..dan akhirnya terjadilah hat-trick dari seorang Evan Dimas...memberikan saya 3 pelukan di bawah turunnya hujan pada malam minggu yang sudah begitu lama saya rindukan..#eaaa..so thank you for that..eh balik lagi ke lapangan...di sana kita melihat adik2 kita berlari tanpa lelah..semua bermain untuk tim ..untuk Indonesia..gk ada satu pun yang terlalu lama memegang bola hanya untuk show-off..seperti sadar kalo kata2 there's no I in the word TEAM..dan tim yang dihadapin pun bukan lawan yang enteng..dengan selisih gol yang lebih baik kita dituntut untuk menang..iya Korea Selatan yang udah wara wiri di kompetisi internasional..juara Asia U19 duabelas kali....dan mereka juga membuktikan kalo sepak bola mereka sudah begitu maju..bahkan gerakan pemanasan sebelum pertandingan aja sudah bikin kecut nyali...dan akhirnya kita membuat Song Hye Kyo menangis..lebih sedih daripada adegan di Full House...kondisi lapangan yang becek dibawah guyuran hujan deras...sehingga pertandingan terpaksa dihentikan sementara..diteruskan kemunculan bapak2 pembuat sumur biopori..bener-bener bikin emosi naik turun..kayak nunggu jawaban lamaran kepada sang pujaan hati...and the boys just wont stop running, and passing...dan kita belum pernah lihat Indonesia yang seperti ini..dan sejenak kita gk peduli sama hasilnya..we enjoyed their determination too much..but the boys decided entertain us with determination is not enough..and out of the blue..the captain scores 3 wonderful goals...dan pecah lah stadiun..mulai deh kampret2 yang gk bertanggung jawab menyalakan kembang api..terus terlepas masih ada juga oknum kampret dari suporter yang masih aja maen laser..seperti minta dicolok matanya pake garpu tanah buat bikin sumur biopori..Indonesia terutama suporternya memang perlu belajar dewasa...tapi malam itu kita seperti diajari oleh adik2 kita...tentang pantang menyerah..tentang bermain dengan hati..dan tentang artinya rendah hati..so thank you boys..and fly high young garuda



PS: ini buat kamu yang udah meluk aku tiga kalo terus pergi gitu aja

No comments:

Post a Comment