Wednesday, May 7, 2014

ke 99

bulan-bulan politik di Indonesia, iya setelah pemilu legislatif selesai makan kita akan melaksanakan lagi pemilu untuk memilih presiden...ada beberapa calon yang sudah mulai menggeliat untuk menarik hati kita..tapi tunggu ini bukan untuk ajakan memilih salah satu calon atau berpidato mengenai pentingnya pemilu bagi masa depan bangsa..karena jujur saya tidak tahu juga pentingnya apa...

ada yang bilang pemilu legislatif kemarin pemenangnya adalah golput alias yang tidak memilih, entah tidak datang, surat suara rusak, atau sibuk nulis blog, estimasi angkanya di nilai 30 persen lebih, jauh melebihi presentase quick count partai berlambang moncong putih di kisaran 19-20 persen, dan jika melihat trend yang terjadi adalah banyak warga negara Indonesia menjadi apatis, mereka termasuk saya muak dengan tingkah laku badut-badut yang katanya menjadi perwakilan suara rakyat, dari isu korupsi sampe absen yang bikin masyarakat hanya bisa mengelus dada, dada ayam penyet..harus saya akui politik dari sejak ibu saya pensiun dan era reformasi sudah menjadi isu yang membuat keluarga saya tidak kalah dari pengisi acara dan bintang tamu Jakarta Lawyer Club, semua punya pendapat dan semua punya argumen, dan yang pasti semua punya pilihan..memang pilihan itu terkadang mengandung resiko, seperti adik kandung saya terpaksa pergi dari rumah sejak pemilu legislatif memilih partai yang berbeda dengan pilihan keluarga saya..ok saya agak berlebihan dia pergi karena sudah menikah dan tinggal bersama suaminya, tapi itu tidak mengecilkan semangat keluarga kami(baca:saya) untuk membully dia dengan pilihan absurb-nya..tapi itulah demokrasi dia boleh milih, saya boleh bully..eh salah ya

jadi alasan saya menulis ini karena mengajak yang baca buat milih...inget lho mengajak bukan nyuruh..toh aku sama kamu udah gk ada apa2..kamu bebas ngelakuin apapun yang kamu mau..eh salah lagi ya..abaikan..maksudnya begini orang bilang pemilu itu pesta rakyat, karena kita adalah bagian dari rakyat artinya kita diundang buat meramaikannya, nah pasti ada yang bilang terserah gw dong mau dateng apa gk, dan yang bilang begitu juga benar gk ada salahnya, karena pemilu itu hak, nah soal hak memang ada unsur terserah yang jalanin dan saya pun termasuk yang gk setuju sama pernyataan kalau Golput nanti jangan suka protes jika ada apa2, well again pemilu itu salah satu hak jadi masih banyak lagi hak kita sebagai warga negara termasuk  menjadi kontrol sosial bagi kebijakan negara ini #tsaaahhhh..

tapi saya akan mencoba mengerti alasan yang apatis, ok kita terlalu sering dikecewakan itu betul banget, dan memang daftar caleg kemaren diisi oleh begitu banyak nama yang track record sama tujuannya gk jelas, saya pun harus mengakui dasar saya memilih pun dengan alasan yang mungkin absurd, ya saya dan ayah saya memilih calon berjenis kelamin perempuan dari partai pilihan saya supaya bisa memenuhi kuota keterwakilan perempuan di legislatif, ibarat kata more Venna Melinda less Ruhut Sitompul, figure of speech aja sih..atau mungkin alasan ibu saya memilih caleg dengan nama paling ndeso entah Paijo atau Ngatimin karena merasa ada keterkaitan sejarah..yah viva Gunung Kidul lah ya...dan harus saya akui saya terlambat mengenal situs jariungu.com nah di situs itu kita bisa melihat sekilas info mengenai calon legislatif kita, emang cuma sedikit sih infonya tapi coba melihatnya seperti ini..bahwa ada semangat dari si pembuat situs agar kita terjebak dalam pilihan buta..bahwa ada tools nya untuk lebih mengenal wakil kita..memang bisa aja bohong..tapi dengan adanya situs ini saya berharap ada penyempurnaan sistem dimana keterwakilan kita bisa lebih mendalam..dan bukan atas dasar romantisme atau emosional belaka...lagi pula sekarang era media sosial, hampir semua orang mengiklankan diri di internet, dari facebook, twitter, blog, sampai situs pribadi...gk cuma iklan 30 detik di TV..so the key words is research, research, and research...cari tahu sebelum memilih, jadi jika memang tidak ada yang cocok its okay..at least you're part of it..

ok pemilu legislatif kan udah lewat, tinggal pemilu presiden..nah again ini ajakan buat memilih bukan nyuruh apalagi maksa..karena apalah arti cinta jika dipaksakan..eh abaikan, cuma mau bilang you're job is more simple, karena udah gk ada lagi nama2 ajaib yang kita gk kenal, listnya lebih sedikit yang artinya mempermudah kita untuk mengetahui latar belakang calon-calon tersebut..so mumpung masih ada waktu kenapa kita gk coba research, hampir semua calon itu terpampang di berbagai media, dari internet, buku, televisi sampai koran..memang saya jamin in some aspect mereka pasti mengecewakan bahkan tidak sesuai harapan, tapi dengan kita ikut terlibat artinya kita peduli, kita mau Indonesia lebih baik..masih jauh sih jalannya tapi dengan memilih artinya taking baby step menuju ke sana...

K, mencoba peduli

No comments:

Post a Comment