Monday, December 2, 2013

ke 75

1-7 desember ini rencananya bakal diadakan sebagai pekan kondom nasional, dari judulnya aja udah begitu terasa aroma kontroversi yang ditimbulkan, di jagat maya sudah saling melempar statement entah dari pihak yang pro maupun yang kontra, ok sampai sini mungkin bakal menebak ke mana saya akan berpihak, tapi mungkin yang harus saya share adalah alasan di balik penulisan topik ini, yep belum lama ini saya disuguhkan tontonan hasil karya anak bangsa, sebuah video yang katanya berasal dari daerah G*rut, isinya sepasang muda mudi sedang melakukan yah i think you all can guess, sebenernya gk ada yang aneh dari video ini kecuali dari wardrobenya, si pemudi masih mengenakan seragam, rok panjang berwarna biru tua(iya biru bukan abu2), si pemuda sih gk memakai seragam, dari awal si pemuda yang untuk ke depannya kita sebut si kampret sibuk menata letak handphone-nya untuk posisi yang paling enak untuk merekam jalannya hubungan mereka, dan mulailah mereka berlaku layaknya miyabi dan teman kampret-nya..saya hanya bertahan 5 detik menyaksikannya, bayangan bahwa di suatu desa di pelosok nusantara ini, ada kampret berkeliaran dengan hp ber-kamera 2 megapixel berlagak seperti ariel membuat saya jengah, dont get me wrong i dont condemn sex or pretend that i am a self righteous man, itu hak dan manusiawi kok, yang mau di-underline di sini sih kita gk bisa menutup mata bahwa things like that happen around us, bahkan di daerah yang suka kita anggap gk bakal terjadi karena akses informasinya terbatas, karena kata kuncinya di akses informasi, terbatas kan bukan berarti tidak ada yang masuk, nah karena yang masuk terbatas otomatis informasi yang kita tangkap cuma sebagian, karena yang masuk cuma sebagian maka bermunculan lah fenomena si kampret, ok balik lagi ke pekan kondom nasional ini, yang bagi saya cuma menempelkan bandaid ke luka yang udah dalem, dari luar sih pantes di liat tapi di dalem makin busuk, and like any other wound, should be treated to core of the issue, klise sih dengan pendidikan dan pendampingan, terserah deh mau apa sarana-nya entah itu moral atau agama, buat yang pro sih saya yakin pasti orang2 cerdas yang bisa memilah milih informasi, tapi buat yang kontra bukan berarti gk cerdas tapi mungkin hanya perlu sedikit lebih membaca, karena arus informasi itu gk bisa dibatasi atau dibendung yang ada malah bocor sana-sini sehingga yang didapat cuma sebagian, mungkin yang perlu kita semua sadari adalah misalnya dengan dikasih kondom gratis gk serta merta membuat kita jadi ganteng terus dengan gampang berhubungan seks, so masih blur korelasi kondom sama moral, tapi di sisi lain melarang penyebaran informasi mengenai suatu alat kontrasepsi yang mungkin gk 100% berhasil juga malah membahayakan buat orang2 yang blum terjangkau informasi but sexually active..simalakama yes?


K

No comments:

Post a Comment