minggu yang berat jika
anda adalah warga Jakarta dan fans Manchester United..setelah
dikeluarkannya berita pencalonan Jokowi sebagai calon presiden yang
berarti jika beliau menang maka warga Jakarta harus mengucapkan selamat
tinggal kepada Gubernur yang
hobi blusukan dan murah senyum itu, ditambah pula jika anda seorang fans
Manchester United, yang harus mengakui jika memang Liverpool adalah tim
yang lebih baik, dan kata 'Old' pada nama Old Trafford menandakan
betapa renta nya permainan klub tercinta...
tapi betapa beratnya Senin kemarin di timeline semua media sosial
yang ada, tercetus pemikiran, atau lebih tepatnya perbandingan absurd,
saya memulai membandingkan Jokowi dengan David Moyes, mungkin saya salah
satu orang yang tidak antusias ketika mendengar
pencalonan Jokowi, but dont get me wrong i like the guy, just as I like
David Moyes
Restu pencalonan Jokowi datang dari sang ketua Umum, yang notabene
trah Soekarno, saya ibaratkan ketika Sir Alex Ferguson memberikan titah
untuk menunjuk David Moyes sebagai suksesornya....
tapi sebenarnya bukan karena proses penunjukkan yang membuat saya
membandingkan kedua beliau ini, but in my eyes they both seems like a
nice guy, Jokowi berasal dari kota Solo dimana beliau bisa menunjukkan
kinerja yang katanya sih cukup bagus, dengan
gayanya yang simpatik dan mau turun kebawah memang memperlihatkan he
seems like a loveable person, and let see David Moyes, yang merubah tim
papan tengah seperti Everton menjadi tim yang mampu menjadi ganjalan
untuk tim-tim mapan, kemampuan meracik bakat yang
boleh dibilang ala kadarnya karena keterbatasan dana, ditambah juga dia
salah satu manajaer yang terlihat santun, tidak pernah berlebihan atau
layaknya Maurinho dengan permainan2 psikologis2nya...
mari kita fokus sebentar ke David Moyes, musim ini Om Dave
diberikan panggung lebih besar, sebuah tim dengan rekor juara Liga
Inggris terbanyak, dengan kemampuan finansial yang membuat iri klub-klub
lain, dengan segala sumber daya yang luar biasa ini,
banyak fans United yang merasa things wouldn't go wrong, jika seorang
Moyes bisa membunuh harimau dengan sebilah pisau dapur, coba bayangkan
apa yang bisa dia lakukan dengan satu set pisau Ginsu..tapi fans
Manchester United dibuat terdiam, dengan berbagi rekor
yang pecah di tangannya, seakan membawa fans ke titik paling nadir dalam
kehidupannya, semua harapan akan kejayaan klub sirna begitu saja, dan
si rambut merah pun terlihat clueless..but truly i felt sorry..sindiran
fans tim lain dengan mengatakan bahwa David
Moyes is A Football Genius tanpa disadari diamini pula oleh saya..sebuah
anomali ketika tim sebesar Manchester United dengan pemain bergaji
termahal harus terseok-seok untuk lolos ke Eropa..
mari sekarang kita melihat Jokowi, yang menurut majalah Time akan
menang mudah dalam pemilihan presiden 2014, dan panggung seperti Solo
dan Jakarta akan berganti dengan panggung yang lebih besar bernama
Indonesia, tapi jangan salah saya bukan termasuk
warga Jakarta yang kecewa karena banyak program yang masih gantung, tapi
memang ketakutan terbesar saya adalah Jokowi bernasib sama seperti
David Moyes, bahan untuk meme comic yang tidak ada habisnya, dicela fans
tim sendiri dan ditertawakan fans tim lain,
apakah beliau siap, hanya berstatus a nice guy, dan cinta dari orang
banyak, bisakah menghadapi permainan2 kotor politik dimana prinsip homo
homini lupus begitu dipegang teguh oleh para pelakunya..tulisan ini
bukan karena Jokowi tidak pantas atau bodoh, lebih
karena we loves him so much to be corrupted by cruel bastard of
Indonesias politician..layaknya Manchester United is not Everton so is
Indonesia is not Jakarta..
K
No comments:
Post a Comment